struktur surat panggilan

Penjelasan Singkat Struktur Surat Panggilan

Bagi anda yang sering menonton berita pasti pernah mendengar mengenai prang atau pihak tertentu yang menerima surat penggilan sebagai saksi kepolisian setempat. Tapi bukan hanya soal penyelidikan kriminal saja, surat pemanggilan juga digunakan di instansi pemerintah atau lingkungan sekolah.

Nah pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai struktur surat panggilan, simak ulasannya di bawah ini.

Struktur Surat Panggilan

Berikut ini adalah sedikit penjelasan mengenai struktur surat panggilan yang kami kutip dari academia.co.id, antara lain.

1. Kepala Surat

Adalah bagian kop surat atau kepala surat, bagian ini berada di atas tengah lembar surat. Bagian ini memuat nama institusi yang menerbitkan surat, alamat, nomor institusi, logo institusi, dan nomor institusi.

2. Nomor Surat

Bagian ini berada di bawah kop surat sebelah kanan, biasanya akan tercantum nomor surat. Bagian ini berisi angka serta kode yang menunjukan urutan surat yang diterbitkan, tahun pembuatan, dan kode institusi surat.

3. Tanggal Surat

Struktur ini berada di kolom atas lembaran surat, dibagian ini tercantum juga tanggal pembuatan surat

4. Perihal Surat

Bagian yang selanjutnya adalah perihal surat yang berada di bawah nomor surat. Perihal ini berisi tujuan dari surat tersebut dibuat, selain itu di bagian ini juga dilengkapi dengan informasi apakah terdapat lampiran yang disematkan.

5. Alamat Tujuan

Bagian ini mencantumkan alamat pendek yang dimiliki oleh penerima. Alamat yang lengkap dituliskan pada surat pengantar.

6. Pembuka

Bagian ini adalah bagian yang berisi dengan kalimat salam pembuka yang sopan dan singkat.

7. Isi Surat

Bagian ini berisi informasi yang jelas, padat, dan tepat. nama orang yang bersangkutan berserta maksud dari surat disampaikan secara jelas dengan menggunakan bahasa yang formal.

8. Penutup

Selanjutnya adalah penutup surat, bagian ini berisi salam penutup setelah menjelaskan perihal surat tersebut.

9. Tanda Tangan Pengirim

Bagian ini berisi tanda tangan dari pengirim surat lengkap dengan nama jelas serta jabatan yang diampu oleh si pengirim surat.

10. Tembusan

Seperti pada surat resmi yang lain, bagian ini memiliki tujuan untuk menampilkan pihak mana saja yang memperoleh salinan surat tersebut selain si pihak penerima.

Nah itulah sedikit penjelasan mengenai struktur surat panggilan. Jika anda masih bingung, silahkan tulis di kolom komentar.